Fluttershy - Move Tool

Friday, May 17, 2013

Wedding Preparation ==> "Undangan & Souvenir (Results..)"

Beberapa hari yang lalu, hasil karya Nisa Souvenir akhirnya bisa diambil. Iyeay.. wah cukup lega karena dari kapan hari udah mikir, ini gimana cara ambilnya yah, ga mungkin undangan plus souvenir yang jumlahnya hampir 900 pcs itu bisa diambil cuma pakai satu mobil di rumah. Paling tidak harus beberapa kali mondar-mandir, hayaaah ribet. Alhamdulillah kami dapet pinjaman pick up dari tetangga.. (terima kasih Pak Heri..) sekali angkut, beres!

So, mari kita cek dan ricek hasil akhirnya, apakah semua sesuai dengan impianku.. Mulai dari undangan dulu yaah.. Ini gambar dummy (kiri) dan result (kanan) nya :


Ada yang aneh ngga sih?? Dari warna udah beda, dari motifnya juga di hasil akhir lebih terang gitu putihnya.. O..Ow.. ini kok jadi lebih bagus dummy nya daripada hasil akhirnya.. apa cuma perasaanku aja yah?!? :(
Singkat cerita, ini bukan salah vendor undangannya sih.. dari awal aku udah dikasih tau kertas apa yang cocok untuk undangan ini, tapi akunya tetep milih kertas sendiri..  Buat teman-teman kalau pesan undangan juga, mendingan percayain aja deh masalah bahan-bahan sama orang yang lebih ahli, jangan sok milih sendiri kaya aku kalau emang masih awam, hasilnya begini deh.. huhu. Tapi so far, ga terlalu jadi masalah, Mon juga ga protes kok, yang penting isinya benar.. nama capengnya ga ketuker hehehe..

Beralih ke souvenir, coba kita lihat apakah ada masalah juga tampilannya seperti pada undangan? berikut gambarnya : 



contohnya terlihat meriah yaa.. tapi hasil souvenirku agak gimanaaa gitu.. sepertinya pengaruh mika box nya yang kebesaran deh, jadinya nampak kosong, juga karena pitanya semua biru jadi kurang terlihat variasinya, pucat.. lebih suka kalo pitanya berwarna solid semua deh kalau memang dibuat sewarna begitu..
Never mind, setelah dilihat berulang-ulang Insya Allah masih cukup bagus. Terima kasih Bu Nisa & Pak Sandy dari Nisa Souvenir yang sudah banyak membantu dan ga bosan dengan revisi-revisi yang aku buat. 

Haaaaa.. mari siapkan tenaga untuk mengirimkan beratus-ratus undangan ini. Maklum, aku ga pakai jasa pengantar khusus, aku dan lovely mamito sendiri yang akan antar undangannya.


\\{*0*}// Yeay

Saturday, May 4, 2013

Wedding Preparation ==> " Panduan Acara Pernikahan & Panitia Acara "

Minggu ini sibuknya ada di depan layar komputer, mempersiapkan panduan acara pernikahan. Ini penting lho untuk para capeng sekalian, gunanya untuk kontrol penanggung jawab masing-masing acara terkait waktu pelaksanaan, susunan acara, vendor yang harus dihubungi dan lainnya agar tidak kacau saat hari H pernikahan. Dari pengalaman yang aku dengar, ada lho acara pernikahan yang akhirnya tidak dapat terlaksana sesuai rencana, yang dekornya ga selesai tepat waktu lah, yang riasnya belum kelar lah, peralatan acara gak lengkap dan tidak ada orang yang bertanggung jawab, semua saling menyalahkan.. iih.. ngeri juga.. makanya, Si Papah ngotot supaya aku bikin panduan acara ini. Isinya antara lain garis besar susunan acara, nama panitia yang ditunjuk sebagai PIC beserta nomor telp (mulai ketua panitia sampai among tamu saat resepsi), daftar vendor beserta telp, detail acara, denah penataan posisi catering di gedung dll.
seperti ini contohnya..

 


Alhamdulillah, tetangga-tetangga sekitar rumah, sudah seperti keluarga.. mereka bersedia dijadikan panitia dalam acaraku nanti, mulai urusan tambah daya listrik, angkat-angkat kursi sampai mengatur parkiran, yak parkiran, ini amat sangat penting sekali lho.. jangan salah..

Selayaknya panitia, kami juga mengadakan rapat bersama vendor untuk break down susunan acara. Jadi nanti diharapkan acara akan dapat dilaksanakan sebaik mungkin, vendor bekerja dibantu oleh panitia apabila dibutuhkan. Rapat serius tapi santai oleh panitia a.k.a Team Higam bersama Capeng dan vendor berlangsung di RM. Joglo Dau. Semua vendor mengutarakan sistem kerja dan kendala yang dihadapi. Waktu itu, kendala terbesar ada pada dekor, kebetulan gedung tempat resepsi akan dipakai untuk acara wisuda sekolah, khawatirnya.. dekor pelaminan tidak bisa selesai pada waktu yang ditentukan apalagi model pelaminan yang aku pilih cukup rumit detailnya. Deg-deg an dong dengan masalah seperti ini.. namun alhamdulillah mas Ricky janji mau membujuk pihak sekolah yang punya acara supaya dekor pelaminan aku bisa dibangun lebih dulu kemudian ditutup oleh panggung untuk wisuda itu.. semoga berhasil, aamiin..

Di akhir acara rapat kami makan-makan dan membagikan seragam panitia.. ciiee gaya bener yak.. haha..
Pada kesempatan ini juga, aku fitting baju pengantin yang terakhir.. bahagianya ketika Mbak Chandra bilang, bajunya ga perlu di rombak lagi, udah paaaasssss banget..

Yeay \\{*0*}//

Thursday, May 2, 2013

Wedding Preparation ==> "Souvenir Siraman"

Jadi bukan hanya souvenir untuk resepsi aja yang perlu dipersiapkan, saat acara siraman nanti para undangan harus diberi buah tangan juga.. Berdasarkan pengalaman dari kakak-kakak diluar sana yang sudah pernah siraman, rata-rata souvenir yang dikasih adalah peralatan mandi tapi dalam kemasan botol kecil-kecil lalu dihias kain tile atau semacamnya lah. Gak mau terlalu mainstream dong, sambil putar otak.. souvenir apa yang kira-kira lucu, menarik dan pastinya lebih murah daripada sabun-sabun mini itu..
Ahaa!! Marilah kita membuat Towel Cake.. hah.. "membuat"?? iyah kita buat sendiri souvenirnya.

Dimulai dari beli perlengkapan seperti handuk kecil persegi, pita, lem, aksesoris dan tempat cake, seperti biasa tujuan belanja itu semua adalah Pasar Besar Malang, uuuw.. lovely place.. :p
Si mamah dengan sigapnya masuk ke toko-toko perlengkapan yang dibutuhkan, dan cukup dengan waktu dua jam.. dapet deh semua bahan.

Malam harinya, bala kurawa datang untuk membantu membuat towel cake nya.. Yah karena banyak tenaga, banyak ide, jadi towel cake nya gak cuma satu model aja.. kali ini kami akan membuat 75 pcs towel cake (yang awalnya cuma mau bikin 25 pcs, membengkak deh gegara itungan tamu si Mamah nambah melulu).

Dan beginilah towel cake hasil karya kami..


Towel cake di gambar paling kiri itu karya saya, lumayan kan yah buat pemula.. Strawberry roll cake.

Yeay.. \\{*0*}//

Monday, April 29, 2013

Wedding Preparation ==> "Cek Data di KUA"

Jadwal hari ini adalah mengantar Papa ke KUA untuk cek data dan tanda tangan berita acara pernikahan. Kantor KUA kebetulan sedang sepi, jadi kami langsung dilayani. Saking sepinya, kepala KUA juga ikut nimbrung dan akhirnya ngobrol sana sini, rencananya sih si Bapak itu yang nanti akan datang ke rumah saat hari pernikahanku sebagai wakil dari KUA. Saat itu aku diberi nasehat yang banyak banget tentang rumah tangga. Dari rentetan nasehat bercampur guyonan si Bapak, pesan inilah yang paling menyentuh hati aku..

 "Ketika nanti kamu jadi istri, dan kebetulan tinggal di rumah yang sama dengan mertua, jadilah bintang yang bisa menyinari keluarga barumu, ingatlah bahwa kamu telah dipilih oleh calon suamimu sebagai istri seumur hidupnya, maka berikan yang terbaik untuknya dan keluarga, jangan lupa juga, kamu bawa nama orang tua dan keluargamu, jadi jangan bikin malu yah.."

Ih baek bener si Pak.. hehe. Di akhir pembicaraan kami, tau-tau Papa ngomong "Waduh Pak, ini nanti dikasih contekan kalimatnya gak ya buat nikahkan anak saya? Jujur aja nih.. saya deg-degan, belum pernah nikahkan anak sih.."
"Ooo tenang aja Pak, jangan deg-degan.. santai.. santai.. kalau perlu boleh latian deh, saya kasih contekannya nih, entar ya, saya ketik dulu.. masalah gampang itu sih.." jawab Pak Kepala KUA.

Ini nih hasil ketikan si bapak yang baik hati itu..


Alhamdulillah selesai juga urusan di KUA, makin siap nikah nih jadinya. Tinggal antar mon aja untuk tanda tangan berita acara nikah, dua hari sebelum nikah besok. Pulang dari KUA, dapet buku saku untuk calon pengantin, Buku Panduan Membina Seluarga Sakinah, lumayan buat dipelajari dirumah. Selain itu aku harus jalani satu syarat sebelum menikah lainnya, yakni suntik TT persiapan nikah di Puskesmas. Astaghfirullah.. wajib suntiik?!?! Ampun deh mamaaa... (Gak bisa menghindar deh.. )

Friday, April 26, 2013

Wedding Preparation ==> "Peningset & Balenan"

Ini nih yang paling aku suka dari persiapan pernikahanku, belanja hantaran lamaran atau biasa disebut peningset. Jadi aku bisa belanja "Peningset Sa'pengadeg" (hayo.. belibet bacanya ya..), pilih semua barang yang aku pengen, yang bakalan aku pakai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Umumnya sih peningset ini yang beli pihak laki-laki, tapi karena Mon jauh, ribet bawanya dari Jakarta ke Malang dan takut aku ga suka barang yang dia kasih, akhirnya aku terima mentahnya aja, terus belanja sendiri. Untuk peningsetku ada banyak macem, jumlahnya ganjil, entah kenapa harus ganjil. Ini dia list peningset untuk Mi:

  1. Tas dan Wedges (untuk sehari-hari / jalan-jalan) => Donatello
  2. Pakaian Dalam dan Alat mandi => Pakaian dalam Young Hearts, perlengkapan mandi Mustika Ratu
  3. Dress (untuk sehari-hari / jalan-jalan) => Shona Boutique 
  4. Jarit dan Stagen => Jarit Sidomukti beli di Citra Batik
  5. Clutch dan Sandal Pesta => Donatello
  6. Kain Brukat (untuk baju formal/pesta) => Citra Silk
  7. Make Up => La Tulipe
  8. Bed Cover => dari Jakarta
  9. Sprei => dari Jakarta
  10. Kebaya Akad Nikah => baru akan di bungkus setelah kebaya jadi hehe..
  11. Jajanan => kenapa ini masuk peningset sa'pengadeg? maksa aja sih supaya ganjil jumlahnya..
Beberapa peningset (kecuali nomor 7-11)  ini aku bungkus dan hias sendiri, actually dibantuin sama Bu Yasak tetanggaku. Untuk wadahnya aku pilih keranjang kayu warna merah, belinya di Pasar Besar Malang. Keranjang merah ini aku pilih karena lebih murah sih dari kotak-kotak lain yang ada di pasar hehe. Ih, perjuangan banget bawa keranjang sebanyak itu pake motor...
Buat bungkus peningset ini butuh waktu sehari ajah.. Taraa...inilah hasilnya..



Lumayan lah ya hasilnya.. hehe..

Untuk Mon, dari pihak keluargaku juga memeberikan semacam peningset, sama sa'pengadeg juga, cuma ga serempong punyaku yah dan sebutannya balenan, cukup jadi 2 box aja. Belum dibungkus sih, box nya belum ada hehe. Isi dari balenan itu antara lain :
  1. Kemeja => Salt n Pepper
  2. Baju Koko dan Peci => beli di Centerpoint (Murah.. hihihi)
  3. Sajadah dan Sarung => beli di Centerpoint juga
  4. Sandal => Yongki Komaladi
  5. Pakaian Dalam => GT Man
  6. Jas Pengantin => Dari Mba Chandra, box nya dipisah
Persiapan Peningset selesai deh, Alhamdulillah.
Kyaaa.. punggung krasa pegel juga inih, bungkusin peningset sendiri bikin pengen ngebanting keranjangnya ajah, ribet banget plastiknya..



\\{*0*}//







Thursday, April 18, 2013

Wedding Preparation ==> "Pengurusan Surat Nikah"

Dari awal persiapan pernikahan, pusingnya tertuju untuk urusan kelengkapan pesta. Tapi urusan yang paling penting untuk menikah malah baru diurus sekarang-sekarang ini, hihihi.. mepet banget sih. Aku sendiri baru jalan ngurus pengantar nikah ke RT/RW setelah Mon kelar urus berkas kelengkapan surat nikah di Jakarta. Ih uda kebayang aja kalau urus surat-surat begini sendiri itu bakalan repoooot banget.

Paket dokumen dari mon uda datang, aku langsung bergegas nemuin Pak RT. Kirain gampang aja nemuin si Bapak satu itu, ternyata ampyuun susahnya, jarang ada di rumah. Sekalinya ketemu sama istrinya aja, ya udah deh titip pesen dibikinin surat pengantar nikah. Tiga hari kemudian, kembali lagi ke rumah Pak RT dan jadilah surat pengantar nikahku, langkah selanjutnya minta tanda tangan ke Pak RW. Ih lagi-lagi ga ketemu langsung sama Pak RW nya, jadi ninggal surat lagi, baru besok paginya bisa diambil.

Pagi-pagi banget udah ketok-ketok rumah Pak RW, untungnya belum berangkat kerja tuh si Bapak. Setelah surat ditandatangani, pede deh langsung ke kelurahan. Di kantor kelurahan itu aku nemuin pak Modin ( ini bukan namanya yah yang Modin, tapi ini jabatan, semacam orang yang membantu urus surat-surat nikah ke KUA sih menurutku). Dengan bantuan pak Modin ini, aku cuma pasrahkan seluruh dokumen yang menjadi persyaratan mengurus surat nikah di KUA dan menyerahkan biaya administrasi. Beberapa waktu ke depan, aku diharuskan datang ke KUA sendiri untuk keperluan memeriksa kebenaran data di berita acara pernikahan. Iya, semua harus dicek termasuk ejaan, huruf dan tanggalnya, jangan sampai salah satu huruf pun, karena data itu akan dimasukkan ke buku nikah suami-isteri, kalau sampai ada yang salah bakal sulit pengurusannya, begitu kata pak Modin.

Sebenarnya, untuk cek data di KUA ini harus datang sendiri orang yang bersangkutan, yakni calon suami-istri dan wali nikahnya, kebetulan wali nikahnya adalah Papaku sendiri. Wew mulai puyeng deh ngatur jadwalnya, Mon ga bisa datang dalam waktu dekat karena ga bisa cuti dan Papa juga yang kerja di Surabaya sama sibuknya dengan Mon. Akhirnya ngerayu Pak Modin deh, untuk Mon boleh datang maksimal 2 hari sebelum pernikahan, untuk Papa ya mau ga mau ijin kerja dulu ya Pah..


Saturday, April 6, 2013

Wedding Preparation ==> "Final Booking for Lovender Guest House"

Mbak Ovie datang ke rumah sambil bawa rincian biaya dari Lovender. Jadi terkabul juga doa saya, karena kami booking seluruh kamar dan ada tambahan booking untuk beberapa hari, maka Lovender kasih diskon 10%. Waaa lumayan kaaan... tambah cinta sama Lovender deh.


Naah, kalau sudah fix begini, sekarang saatnya pembagian kamar.. Kamar pengantin di president room yaaa, asyik asyiik..